Sampah Plastik

Plastik pada zaman sekarang ini sudah tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari hari,tetapi sangat sedikit orang yang peduli bahwa plastik juga menciptakan sampah yang dapat mencemari bahkan merusak lingkungan.

Sifat plastik yang sulit terurai karena perlu watu ratusan tahun untuk terurai sempurna ,jika dibuang atau terbuang secara ilegal dapat mengakibatkan kerusakan lingkungan yang serius sehingga sangat berdampak pada keseimbangan alam.

Isu global mengenai sampah plastik ini juga ditangkap oleh Gereja Katolik tak terkecuali Paroki Karawaci Gereja St.Agustinus sebagai isu yang perlu disikapi nyata dalam kehidupan umatnya.

Umat diajak berperan nyata dalam menangani sampah plastik antara lain dilakukan di Lingkungan Gereja dengan gerakan BBM ( Bawa Botol Minum )disetiap kegiatan sebagai upaya untuk mengurangi sampah plastik kemasan air minum sekali pakai.

Memilah sampah Organik dan Non Organik juga senantiasa dikampanyekan termasuk menyediakan tempat sampah terpilah di area lingkungan Gereja.

Pada tahun Keadilan Sosial 2020 Panitia penggerak juga akan melakukan Gerakan Peduli sampah plastik yang melibatkan umat Paroki dengan cara “ Donasi Sampah Plastik”.

Setiap keluarga diharapkan tidak membuang sampah botol atau gelas plastic melainkan mengumpulkan untuk didonasikan ke Lingkungan masing masing sehingga dapat dikoordinir untuk dapat dilakukan penanganan yang lebih baik.

Dengan gerakan ini diharapkan setiap umat dapat mulai dibiasakan untuk tidak membuang sampah plastik secara ilegal sehingga sungguh dapat mengurangi dampak pencemaran lingkungan dalam perilaku sehari-hari.

Melalui gerakan ini diharapakan terbentuk budaya peduli sampah plastik diseluruh umat sehingga semangat adil terhadap lingkungan, sebagai wujud dari iman Katolik sungguh dapat menjadi menjadi pola hidup keseharian.